DATAJAMBI, Tebo – Rencana Kunjungan Kerja (Kunker) Presiden Jokowi di Kabupaten Tebo Provinsi Jambi ternyata diketahui oleh Suku Anak Dalam atau Orang Rimba kelompok Temenggung Apung.
Suku pedalaman di Desa Muara Kilis Kecamatan Tengah Ilir Kabupaten Tebo ini pun berharap bisa bertemu dengan orang nomor satu di Indonesia tersebut.
Tujuannya, tidak lain hanya untuk mengadukan persoalan lahan yang selama ini berkonflik dengan PT Wira Karya Sakti (WKS) .
“Saya mewakili Suku Anak Dalam Muara Kilis ingin bertemu Bapak Presiden Jokowi. Katanya Rajo Gedang itu mau ke Tebo,” kata Temenggung Apung pada Senin, 1 April 2024.
Temenggung Apung berkata jika lahan milik kelompoknya di Desa Muara Kilis telah digusur oleh PT WKS.
Di lahan tersebut ungkap dia, terdapat tanaman mereka berupa pisang dan ubi kayu serta tanaman lain.
Sebelumnya, Temenggung Apung menjelaskan, pernah duduk bersama antara pihak PT WKS, pemerintah desa dan Pemerintah Kabupaten Tebo dalam mencari solusi atas konflik lahan tersebut.
Meski belum menemukan solusi, namun semua pihak sepakat untuk tidak melakukan aktivitas di lahan tersebut.
Sejak itu pula, Apung melanjutkan, ia bersama komunitas meninggalkan lahan itu sambil menunggu penyelesaian dari pemerintah dan pihak perusahaan.
Namun, kata dia, pihak PT WKS diam-diam melakukan aktivitas dan menggusur lahan mereka yang telah ditanam itu.
“Tolong Pak Jokowi, selesaikan masalah ini. Tanah kami diserobot PT WKS,” tuturnya.