Jambi – Ipda Rahman, salah satu personel tim gabungan yang menemukan keberadaan Kapolda Jambi, Irjen Pol Rusdi Hartono beserta rombongan menceritakan situasi di hutan Tamiai saat malam hari.
Ia mengatakan suhu udara pada malam hari berkisar 10 derajat celcius. Tim lantas membuat api untuk menghangatkan para korban pesawat jenis Super Bell 3001 yang mendarat darurat di Bukit Tamiai, Kecamatan Batang Merangin, Kabupaten Kerinci, Jambi tersebut.
“Saat situasi malam hari di tempat kejadian gelap gulita dan suhu dingin kurang lebih 10 derajat dan kita juga usahakan membuat api pemanas ditempat kejadian,” kata Rahman, pada Kamis, 23 Februari 2023.
Diketahui, lokasi pendaratan darurat helikopter yang ditumpangi Kapolda Jambi tersebut adalah daerah Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS). Ia mengatakan, pihaknya menemukan tanda-tanda keberadaan harimau.
Saat kehabisan logistik, tim darat mengambil air yang berjarak sekitar dua kilometer dari lokasi kejadian. Namun, saat kembali mereka mendapati jejak harimau.
“Alhamdulillah, setelah kami dapatkan para korban yakni rombongan Kapolda Jambi kami langsung evakuasi cepat dan pada saat malam hari kami menggunakan formasi pengamanan yaitu setiap jalur masuk jalan setapak kami ada di sana,” tuturnya.
“Saat mau ambil air tidak ada jejak namun saat balik ada jejak harimau namun karena ramai tim dengan cepat mengantarkan air ke lokasi kejadian,” ucap Rahman.
Lebih lanjut, saat pihaknya menemukan rombongan Kapolda Jambi, mereka terkejut melihat helikoper terbalik dan hancur. Namun mereka bersyukur mendapati Kapolda Jambi dan rombongan dalam keadaan selamat.