DETAIL.ID, Merangin – Kejadian percobaan pembunuhan dan korban nyaris di habisi nyawanya dengan senjata api oleh pelaku orang tak di kenal yang belum tertangkap dan menjadi perhatian publik serta saat ini sudah di laporkan ke pihak berwajib, oleh keluarga korban saat ini kasusnya malah berakhir dengan perdamaian.
kasus yang sempat viral ini,yang tadi pada medio 11 Desember 2022 di Desa Sungai Pinang, Kecamatan Sungai Manau, yang menyebabkan satu orang operator alat berat Ardianto, warga Desa Muara Kibul Kecamatan Tabir menjadi korban penembakan tersebut.
Dan yang jadi pertanyaan publik adalah pihak kepolisian berdalih menghargai kearifan lokal, dan mengabaikan tindak pidana yang terjadi, Apalagi korban di tembak menggunakan senjata api. Kasus tersebut berakhir damai adat dengan kompensasi Rp 150 juta untuk korban penembakan.
Tetapi lucunya korban penembakan sendiri tidak tau jika kasus yang hampir merenggut nyawanya bisa damai, padahal pelaku penembakan belum tertangkap.
” Saya cuma dengar kalau kasus yang menimpa saya sudah damai secara adat, dan dibayar 150 juta tapi yang bayar kami dak tau, kalau sudah damai saya mau ngomong apalagi padahal pelaku penembakan belum tertangkap,” ujar ujar Ardianto .
Sementara itu Kasatreskrim polres Merangin AKP Lumbrian, saat di konfirmasi terkait dengan perdamaian dan pencabutan kasus penembakan, meminta media ini untuk menemui di kantor.
” Ke kantor saja, biar bisa saya jelaskan secara gamblang” ucapnya melalui pesan WhatsApp, 14 Januari 2023.
Seperti di ketahui kasus penembakan oleh orang tak di kenal menimpa Ardianto, salah satu operator yang tengah memindahkan alat, Namun tiba-tiba ada orang tak di kenal yang menembak dan mengenai tubuhnya. Akibat kejadian tersebut korban menjalani operasi pada hari ke lima pasca kejadian tersebut, karena dua proyektil bersarang di pinggang bagian kanan tubuh korban.
Setelah menjalani Operasi, proyektil yang diangkat dari tubuh korban, di serahkan pihak Rumah Sakit Raden Mattaher Jambi kepada pihak Polres Merangin guna penyelidikan lebih lanjut.
Pada saat jumpa pers, Kapolres Merangin AKBP Dewa Nyoman Ngakan Arinata S.İ.K , 28 Desember 2022 menyatakan, untuk proyektil peluru yang di tembakan kepada korban sudah di kirim ke Labforensik, guna mengetahui secara pasti jenis dari proyektil yang digunakan untuk menembak korban, oleh orang tak dikenal di Sungai Pinang tersebut.
Reporter: Daryanto