DATAJAMBI, Muarojambi – Selama 3 bulan sepanjang Januari hingga Maret 2022, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Muarojambi dikabarkan sering melakukan kunjungan kerja atau dinas luar kota. Padatnya jadwal kunjungan ke luar kota disebut-sebut menyertakan hampir separuh anggota DPRD Muarojambi.
Padatnya kunjungan kerja ini menjadi pertanyaan, mestinya di awal tahun kunjungan kerja tidak begitu diperlukan. Fungsi pengawasan terhadap APBD harus lebih diutamakan.
Menurut informasi, selama 3 bulan hampir setiap minggu ada dewan yang melakukan kunjungan kerja. Selain banyaknya kunjungan kerja ke luar daerah, tunjangan anggota dewan pun hingga saat ini dikabarkan belum juga dicairkan.
Saat mencoba mengonfirmasi perihal tunjangan anggota dewan yang belum juga dicairkan Wakil Ketua DPRD Muarojambi, Ahmad Haikal mengatakan bahwa ia sedang berada di luar daerah.
“Anggota dewan saat ini sedang melaksanakan Koordinasi Konsultasi Gabungan Komisi Keluar Daerah Luar Provinsi. Nanti saja saat sudah di Muarojambi,” ujarnya belum lama ini.
Pernyataan yang sama ia sebutkan pada minggu selanjutnya. Ia bersama sejumlah anggota dewan lainnya diketahui melakukan kunjungan ke luar Provinsi Jambi.
Menurut informasi, terdapat 24 anggota dewan yang melaksanakan Koordinasi Konsultasi Gabungan Komisi Keluar Daerah Luar Provinsi pada 22-26 Maret 2022 lalu.
Namun di sela-sela padatnya dinas luar, Haikal mengaku tunjangannya sebagai anggota DPRD Muarojambi belum cair terhitung sejak Januari 2022. Menurut pengakuannya, sudah 3 bulan tunjangan anggota Dewan belum juga cair, terhitung dari bulan Januari hingga Maret.
Sementara itu, Sekretaris DPRD Muarojambi, Ridwan saat dikonfirmasi mengenai hal ini hanya membaca saja pesan WhatsApp yang dikirim pada Jumat, 8 April 2022. Ia memilih bungkam dan tak menjawab sama sekali.