Jambi – Bank Jambi terus memperkuat komitmennya dalam membangun tata kelola perusahaan yang profesional, transparan, dan akuntabel. Komitmen tersebut kembali ditegaskan melalui audiensi bersama Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Jambi di Kantor Bank Jambi.
Direktur Utama Bank Jambi, Khairul Suhairi, menerima langsung kunjungan Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Jambi, Zulherizal, yang hadir didampingi Koordinator Pengawasan Bidang Akuntan Negara, Tonny Timbul P. Tampubolon, Selasa, 14 Juli 2026 di gedung Mahligai 9 Jambi.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara kedua lembaga dalam meningkatkan kualitas tata kelola, sistem pengendalian intern, serta manajemen risiko di lingkungan Bank Jambi.
Dalam suasana penuh keakraban, kedua belah pihak bertukar pandangan mengenai pentingnya penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG) sebagai fondasi utama dalam menciptakan lembaga keuangan yang sehat, adaptif, dan mampu menjawab tantangan industri perbankan.
Direktur Utama Bank Jambi, Khairul Suhairi, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Perwakilan BPKP Provinsi Jambi. Menurutnya, sinergi dengan BPKP menjadi langkah strategis untuk terus memperkuat sistem tata kelola dan meningkatkan kualitas pengelolaan perusahaan.
“Kami menyambut baik kunjungan Perwakilan BPKP Provinsi Jambi sebagai bentuk penguatan kolaborasi yang sangat positif. Masukan dan pendampingan dari BPKP menjadi bagian penting dalam upaya Bank Jambi terus meningkatkan tata kelola perusahaan, memperkuat manajemen risiko, serta memastikan seluruh proses bisnis berjalan secara akuntabel, transparan, dan sesuai prinsip kehati-hatian,” ujar Khairul Suhairi.
Ia menegaskan, Bank Jambi berkomitmen melakukan transformasi secara berkelanjutan agar mampu memberikan layanan terbaik kepada masyarakat sekaligus menjaga kepercayaan para pemegang saham, nasabah, dan seluruh pemangku kepentingan.
“Kami ingin memastikan Bank Jambi terus tumbuh sebagai BUMD yang sehat, profesional, dan berdaya saing. Sinergi dengan BPKP menjadi salah satu bentuk komitmen kami untuk terus melakukan perbaikan, meningkatkan efektivitas pengendalian intern, serta memperkuat budaya tata kelola yang baik di seluruh lini perusahaan,” katanya.
Sementara itu, dalam audiensi tersebut juga dibahas pentingnya kolaborasi dalam memperkuat sistem pengendalian intern dan pengelolaan risiko sebagai bagian dari strategi peningkatan kinerja perusahaan. Langkah tersebut dinilai penting agar Bank Jambi semakin adaptif menghadapi dinamika industri perbankan sekaligus mampu menjaga keberlanjutan bisnis.
Melalui pertemuan ini, Bank Jambi berharap hubungan kelembagaan dengan BPKP Provinsi Jambi semakin erat sehingga dapat mendukung implementasi tata kelola perusahaan yang baik, meningkatkan akuntabilitas, serta memperkuat peran Bank Jambi sebagai Badan Usaha Milik Daerah yang memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di Provinsi Jambi. (*)






